News  

Workshop Kepemimpinan Perempuan dan Pekerja Muda Dorong Dunia Kerja yang Adil dan Inklusif

BANDA ACEH — Workshop Kepemimpinan Perempuan dan Pekerja Muda bertajuk “Menuju Dunia Kerja yang Adil dan Inklusif” digelar di Gedung Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan diskusi bagi perempuan serta pekerja muda untuk meningkatkan pemahaman mengenai kepemimpinan, kesiapan memasuki dunia kerja, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang adil dan inklusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Flower Aceh, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), Program Studi Sosiologi Agama (SA), Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Himpunan AFI UIN Ar-Raniry, Forhati Aceh, serta Sekolah HAM Perempuan Flower Aceh. Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari INSPIR Asia dan WSM (We Social Movement).

Ketua Sekolah HAM Flower Aceh, Gabrina Rezeki, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Gabrina, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan pemahaman baru, khususnya bagi generasi muda.

“Kami mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan hari ini. Kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak,” ujar Gabrina.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, anak-anak muda semakin memahami pentingnya mempersiapkan diri, baik dalam memasuki dunia kerja maupun menghadapi berbagai tantangan dan kesempatan lainnya.

“Semoga kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kita, khususnya anak-anak muda, tentang pentingnya menyiapkan diri di ruang kerja ataupun hal-hal lainnya,” katanya.

Gabrina juga menilai penguatan kapasitas perempuan dan pekerja muda menjadi hal penting dalam mendorong terciptanya dunia kerja yang memberikan kesempatan yang setara, aman, dan inklusif bagi setiap orang.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal dalam membangun kepemimpinan serta berkontribusi menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan inklusif di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *