BANDA ACEH – Pemerintah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang menjadi korban kebakaran. Pada Kamis (30/7/2026), Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dra. Sukmawati, M.A.P, menyerahkan secara langsung bantuan kepada Yakop, korban kebakaran rumah yang terjadi semalam.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok (sembako) sebagai bentuk bantuan tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari korban. Penyerahan bantuan turut disaksikan oleh Geuchik Gampong, Safnir Rinaldi, yang terus mendampingi korban sejak musibah terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Baitul Mal Aceh Provinsi, Muhammad Jaya, menjelaskan bahwa bantuan dari Baitul Mal akan diberikan dalam bentuk uang tunai yang ditransfer langsung ke rekening penerima, bukan dalam bentuk barang.
“Persyaratan administrasi yang dibutuhkan berupa KTP, Kartu Keluarga, atau salah satu dari dokumen tersebut. Jika terdapat perbedaan data, kami akan melakukan verifikasi dan meminta surat keterangan domisili sebagai pelengkap,” jelasnya.
Muhammad Jaya juga menyampaikan bahwa selain bantuan dari Baitul Mal Aceh Provinsi, nantinya korban juga akan menerima bantuan dari Baitul Mal Kota Banda Aceh setelah seluruh proses administrasi selesai.
Sementara itu, Yakop mengaku sejak rumahnya terbakar ia sementara waktu tinggal di rumah saudara dan tetangga . Pada malam pertama setelah kejadian, ia menginap di rumah saudaranya, sedangkan untuk malam berikutnya direncanakan tinggal sementara di rumah tetangga.
Yakop yang bekerja sebagai petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Banda Aceh mengatakan dirinya diberikan cuti selama lima hari untuk memulihkan kondisi pasca musibah. Ia juga telah mengabarkan kejadian tersebut kepada keluarganya yang berada di Aceh Utara.
“Saya sudah memberi tahu keluarga di Aceh Utara mengenai musibah yang saya alami,” ujar Yakop.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh menjelaskan bahwa bantuan kepada korban berasal dari beberapa sumber anggaran, yakni Pemerintah Kota Banda Aceh melalui APBK, Pemerintah Aceh melalui APBA, serta pemerintah pusat melalui APBN. Untuk sementara, kebutuhan tempat tinggal korban masih dibantu oleh warga sekitar hingga ada penanganan lebih lanjut.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan dari Pemerintah Aceh disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Banda Aceh. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Sosial karena pada saat bersamaan pihak Pemerintah Aceh sedang melaksanakan agenda kedinasan lainnya.
Di akhir kegiatan, Kepala Dinas Sosial mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang saat ini cukup ekstrem.
“Harapan saya ke depan, masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran. Sebelum bepergian, pastikan terlebih dahulu kondisi instalasi listrik, kabel, maupun kompor sudah aman agar kejadian serupa dapat dicegah,” pungkasnya.













